JAKARTA - Beredarnya buku-buku mengenai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kabupaten Tegal merupakan upaya orang-orang di sekitar Presiden untuk cari muka. Sayangnya, tindakan itu justru merugikan Presiden karena menjadi sasaran kritik sejumlah pihak.
Wakil Ketua DPR Pramono Anung mengingatkan agar buku-buku tersebut ditarik dan para pembantu Presiden berhenti cari muka dan berupaya mengkultuskan Presien.
Seharusnya ini segera dicabut, menurut saya orang yang cari muka kepada Pak SBY sudahlah, enggak perlu lagi mencari muka kepada Pak SBY, ini menjadi beban baru bagi Pak SBY yang tidak baik sebetulnya kepada Presiden," katanya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (1/2/2011).
Pram mengatakan, dunia pendidikan seharusnya tidak dicemari dengan hal-hal yang tidak ada kaitannya dengan pendidikan dan juga tidak ada kaitannya dengan memajukan pendidikan.
"Seharusnya disudahilah dan saya yakin persoalan yang menyangkut buku-buku Pak SBY saya juga tahu, beliau juga tidak membacanya. Apalagi ini kemudian disebarkan orang akan melihat sederhana saja dalam rangka mengkultuskan, memitoskan," ujarnya.
"Saya melihat munculnya buku itu bukan memperbaiki citra Pak SBY bahkan malah men-downgrade, meruntuhkan, mengurangi karena sebagai Presiden tidak perlu hal-hal yang seperti itu," katanya lagi.
(ded)
http://kampus.okezone.com/read/2011/02/01/65/420171/pramono-orang-dekat-sby-cari-muka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar